Fesyen Muslim Indonesia Melenggang di Inggris

Fesyen muslim Indonesia kian mendapat tempat di masyarakat. Tidak.sedikit pula desainer busana muslim yang menampilkan kreasi terbaiknya. Karya mereka pun banyak yang dilirik negara lain, sehingga menciptakan sebuah peluang untuk bisnis yang menguntungkan. Sekaligus, mengangkat nama Indonesia.

Seperti halnya yang dilakukan Organisasi Internasional asal Inggris British Council y'ang bekerja sama dengan e-commerce fesyen muslim HijUp.com untuk mempromosikan busana muslim. Kerja sama ini menghadirkan 5 desainer asal Indonesia dalam gelaran London Fashion Week 2016.

Para desainer itu adalah, Dian Pelangi, Restu Anggraini, Jenahara, Zaskia Sungkar dan Vivi Zubedi, perwakilan HijUp.com.

Para desainer tersebut akan mengusung tema Modest Cosmopolist yang mewakili empat elemen (api, air, udara dan cahaya). Modest Cosmopolist sendiri mengedepankan filosofi bahwa untuk tumbuh, manusia harus kembali ke akar budaya, sehingga menghasilkan keseimbangan antara gaya sederhana dan avant-garde.

"Saya bangga dengan keterlibatan desainer busana modest wear asal Indonesia dalam ajang bergengsi London Fashion Week. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memperdalam kolaborasi kreatif antara Indonesia dan Inggris," ujar Adam Pushkin, Direktur Kesenian dan Industri kreatif British Council saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

Adam menambahkan keempat desainer tersebut akan mengusung tema Modest Cosmopolist yang mewakili empat elemen, seperti api, air, udara dan cahaya. Koleksi tersebut akan mengedepankan filosofi bahwa untuk tumbuh, manusia harus tumbuh kembali ke akar budaya sehingga menghasilkan keseimbangan antara gaya sederhana danavant-grade.

Sebelumnya, karya empat desainer yang akan ditampilkan nanti telah dikurasi Carri Munden yaitu Direktur Seni, Penata Gaya dan Perancang Busana berbasis di London. Nantinya para desainer tersebut berkesempatan untuk menampilkan dua koleksi terbaik setelah lewat masa kurasi. O one