Batik Kudus Tembus Benua Columbus

Popularitas batik kian mendunia. Tak hanya muncul di sejumlah pagelaran busana bertaraf internasional, karya seni klasik khas nusantara itu juga menjadi pilihan busana sejumlah pesohor dunia. Ada Dries Van Noten yang menunjukkan hasratnya terhadap batik parang. Perancang asal Belgia ini terpancing mengawinkan pesona batik dengan detail modern, dalam serangkaian koleksi Spring/Summer 2010.

Nicole Miller pun tak kuasa melawan pesona batik. Lewat serangkaian koleksi resort 'Bali' 2009, desainer asal Australia yang sohor di Amerika ini menunjukkan hasratnya terhadap batik pesisir dan mega mendung khas Cirebon. Mega mendung menunjukkan daya pikatnya. Lewat serangkaian koleksi spring summer 2012 Julien Macdonald, batik dengan corak menyerupai awan berarak-arak di langit itu juga menjadi bagian dalam pagelaran mode dunia, London Fashion Week 2011.

erangkatnya batik ke kancah internasional semakin kukuh saat menyaksikan penampilan sejumlah selebritas berbalut batik. Mereka yang tertangkap kamera antara lain, Jessica Alba, Reese Witherspoon, Rachel Bilson, Lenka, dan Drew Barrymore. Nelson Mandela, tokoh anti-apartheid yang sangat dihormati bangsa Afrika Selatan, bahkan telah menjadikan batik sebagai kostum utamanya. Di berbagai forum dunia, ia selalu mengenakan batik, yang kebanyakan dari Indonesia.

Tak hanya tokoh Afrika Selatan Nelson Mandela, kini fesyen khas Indonesia yakni batik sudah semakin mendunia. Batik Indonesia, sudah pentas di sejumlah ajang fesyen bertaraf internasional. Giliran batik Kudus berhasil menembus Benua temuan Mr Columbus, yakni Benua Amerika.

Adalah perancang Denny Wirawan menampilkan 15 looks koleksi Balijava Batik Kudus pada runway Fashion Gallery New York Fashion Week (FGNYFW) 2016, Senin (15/2). "Saya harap Balijava dengan koleksi Batik Kudus dapat menjadi jalan karya anak bangsa diterima oleh pasar internasional seperti Amerika Serikat," kata Denny dalam rilisnya.

FGNYFW adalah bagian dari rangkaian acara Pekan Mode New York yang dikenal sebagai salah satu kiblat fesyen dunia. Fashion Gallery adalah runway para perancang dengan lini busana siap pakai (prêt-à-porter) yang juga merupakan fokus Denny untuk Balijava dengan koleksi Batik Kudus bertema "Padma".

Balijava dengan koleksi Batik Kudus menggunakan palet warna gelap, sepertiblue navy, green olive, beige, dan hitam untuk menyesuaikan tema musim gugur dan musim dingin. Gaya yang ditawarkan adalah siap pakai dengan atasan, outer, rok panjang, celana panjang, cape, long coat, serta gaun panjang yang bertumpuk dan semuanya bisa dipadupadankan. Motif Batik Kudus yang digunakan adalah motif wajikan, beras kecer, dan kotak geometrik sebagai dasar berpadu dengan motif utama bunga Lotus.

Meski UNESCO telah menetapkannya sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia, batik rupanya tak hanya berkembang di Indonesia. Selain di Afrika yang popular dengan sebutan ‘Madiba's Shirt’ alias pakaian Mandela, batik juga muncul di Malaysia, Jepang, China, India, Jerman, dan Belanda. Kini, merambah Benua Colombus! O one