Anonymous Penyebar Chat Diduga HRS-Firza Dicurigai di Indonesia, Ini Alasannya

Polisi menduga percakapan berkonten pornografi yang menjerat Rizieq Shihab dan Firza Husein, dilakukan jaringan peretas internasional atau biasa disebut anonymous.

Kompas Petang membahasnya bersama pakar telematika, Abimanyu Wachjoewidajat.

Abimanyu menuturkan bahwa anonymous adalah siapa saja di dunia ini yang bisa melakukan akses layanan tanpa identitas jelas.

"Misalnya, saya masuk k Facebook menggunakan nama si Ujang. Setelah saya update kontennya, saya hilang. Kemudian saya masuk ke Facebook yang sama, saya bilang nama saya Togar melakukan update lanjutan, dan saya hilang kembali," ucap Abimanyu.

Dua akun ini, lanjut dia, melakukan hal yang sama dalam satu situs, mempunyai keinginan dan kepentingan yang sama terhadap satu situs. Tapi, setelah dilacak, keduanya menghilang karena menggunakan akun tidak jelas.

Terkait chat Rizieq Shihab dan Firza Husen, Abimanyu memastikan, itu dilakukan oleh anonymous, bukan grup anonymous.

Abimanyu curiga anonymous yang menyebarkan chat tersebut orang Indonesia. Alasannya, dalam chat tersebut gambar area intim yang ditampilkan sudah ditutup dengan suatu konten-konten sesuai hukum di Indonesia.

Dan bukan tidak mungkin pelakunya juga berada di Indonesia meski seorang anonymous pasti berpindah-pindah. Untuk melacaknya, menurut dia, bisa dilakukan routing.

"Saya yakin, polisi bisa melihat ke arah sana," lanjutnya.0 tn