Presidium Alumni 212 Kepada Habib Rizieq: Kalau Umat Sudah Siap, Baru Antum Pulang

Presidium Aksi 212 membentuk panitia nasional penjemputan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Panitia ini dibentuk meskipun belum diketahui kapan Rizieq bakal kembali ke tanah air untuk menjalani proses hukum atas kasus chat berkonten pornografi yang membuatnya diganjar status sebagai tersangka.

Dia menjelaskan alasan pembentukan panitia penjemputan Rizieq. Salah satunya karena Rizieq mengaku ingin kembali ke Indonesia walaupun sudah berencana memperpanjang visanya.

"Hari ini kita bentuk panitia nasional menjemput Habib Rizieq. Sebenarnya Habib bisa bertahan lama karena kita perpanjang visanya. Tapi dia bilang rindu mau pulang. Kita bilang ke beliau. 'Bib, kalau mau pulang kita siapkan umat, kalau umat sudah siap baru antum pulang'," ujar ketua Presidium Alumni Aksi 212 Ansufri Idrus Sambo di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/6).

Dalam panitia penjemputan ini akan dibentuk lagi beberapa tim kecil. Ada panitia yang khusus bertugas menjemput Rizieq di bandara. Ada pula tim kecil yang bertugas sebagai pagar pengaman di sekitar bandara.

"Ada tim-tim jaga keamanan, nanti sepanjang jalan bikin pagar, berada di pinggir jalan sampai ke bandara, ini yang akan kita bentuk tiga hal itu, harapan kita dengan adanya gejolak ini pemerintah sadarlah, tobatlah, karena kita sudah masuk mediasi lewat Komnas HAM yang sudah ketemu Menko Polhukam," ucapnya.

Dia berharap mediasi dengan pemerintah berhasil sehingga persoalan ini bisa selesai. "Kalau tidak kita sudah ada rekomendasi, rekomendasi itu kita besarkan," katanya.