Jengkel Dengan Tuduhan Polisi & Media Indonesia Penyebar Chat HRS-FH, Anonymous Dunia Tabuh Genderang Perang

Kekesalan pasukan Anonymous yang kembali dianggap oleh pihak Anonymous dan menjadi bulan-bulanan tuduhan pihak kepolisian atas penyebar kasus chat Habib Rizieq dan Firza Husen yang sudah diklarifikasi oleh pihak Anonymous sebelumnya, rupanya membuat pihak Anonymuos semakin jengkel.

Hal ini dibuktikan dengan beredarnya sebuah video klarifikasi sekaligus menjawab tantangan pihak kepolisian dan media-media yang ikut mengangkat klarifikasi polisi seakan membenarkan jika mereka yang melakukan perbuatan menyebarkan chat tersebut.

Akhirnya anonymous mengancam akan membuat pihak kepolisian dan media – media pendukung pernyataan kepolisian untuk menerima “akibatnya”. Namun dalam video tersebut, Anonymous tidak menyebutkan bentuk “perang” yang akan diberikan kepada pihak kepolisian dan media pendukungnya akibat pernyataan dan berita mereka.

Berikut isi ucapan dari video yang ditabuh oleh pihak Anonymous kepada pihak kepolisian yang sudah diartikan kedalam bahasa Indonesia

” SEPERTI YANG KALIAN KETAHUI, BAHWA ANONYMOUS TELAH MENGKLARIFIKASI JIKA KAMI TIDAK PERNAH MENYEBARKAN SEX CHAT ANTARA HABIB RIZIEQ DAN FIRZA. NAMUNMESKIPUN TELAH KAMI KLARIFIKASI POLISI INDONESIA DAN MEDIA TETAP TIDAK SETUJU DAN MASIH MENUDUH KAMI . OLEH KARENA ITU KAMI TELAH MEMUTUSKAN UNTUK MENGAJARKAN MEREKA SUATU PELAJARAN BESAR. KAMI MENDEKLARASIKAN PERANG CYBER MELAWAN MEDIA INDONESIA DAN POLISI JIKA MEREKA TIDAK BERHENTI MENUDUH KAMI. SELURUH SUPORTER AKTIVIS DAN HACKTIVIS TELAH SIAP DENGAN SENJATA MEREKA UNTUK MENARGETKAN SYSTEM KEPOLISAN DAN MEDIA INDONESIA. HENTIKAN BERITA PALSU ANDA TENTANG KITA. BERHENTI MENYALAHKAN KITA. JIKA TIDAK, KITA HARUS MEMBUAT ANDA UNTUK MEMBAYAR APA YANG ANDA LAKUKAN. DAN KAMI AKAN BERJUANG UNTUK KEBENARAN…..”

Video pernyataan anonymous ini diunggah kembali oleh sebuah akun milik @SophiaNerissa dengan memposting kalimat peringatan kepada pihak kepolisian dan media.

”Genderang perang sudah ditabuh. Bendera sudah berkibar. Bersiaplah polisi merasakan akibat dr perbuatan. #Anonymous” 0 pbw