Ada Kekuatan Besar di Belakang Alexis? Ini Skenario yang Bakal Dihadapi Anies-Sandi

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan akan menghadapi berbagai “masalah”, setelah secara resmi tidak memperpanjang izin pusat hiburan di wilayah Jakarta Utara, Alexis. Analisis itu disampaikan pengamat politik Ahmad Baidhowi .

Baidhowi memaparkan sejumlah kemungkinan yang bakal dihadapi Anies-Sandi pasca penutupan Alexis.

“Pihak Alexis akan mengajukan gugatan ke pengadilan, jika kalah, maka Alexis akan berganti nama,” kata pengamat Ahmad Baidhowi, sebagaimana dilansir intelijen, Selasa (31/10)

Menurut Baidhowi, pihak Alexis pun bisa menggunakan cara lain setelah Pemprov DKI tidak memperpanjang perizinan Alexis. “Di balik Alexis ada kekuatan besar, dan tidak menutup kemungkinan, Anies akan mengalami teror halus,” ungkap Baidhowi.

Kata Baidhowi, bisa saja pihak Alexis memanfaatkan DPRD ataupun LSM untuk membuat “tidak nyaman” Anies dalam memimpin ibukota. “Maka muncul fitnah ke Anies, dan bisa disebar melalui media mainstream dengan cara halus dan kasar melalui medsos,” jelas Baidhowi.

Baidhowi mengungkapkan, ada media mainstream yang mempertanyakan alasan kuat tidak diperpanjang izin Hotel Alexis. “Media mainstream itu mencoba mencari pengamat yang mempertanyakan kebijakan Anies itu. Pola sudah terlihat dalam menyudutkan Anies,” pungkas Baidhowi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan meneruskan izin usaha bagi pusat hiburan malam Alexis. Keputusan itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemprov DKI.

“Kita mengambil keputusan untuk tidak meneruskan izin usaha bagi Alexis. Sekarang sudah dijalankan, nanti kita akan awasi. Tapi yang pasti sudah dikeluarkan surat dari Pemprov yang tidak mengizinkan praktik usahanya berjalan terus,” ujar Anies di Balai Kota (30/10).

Anies menegaskan langkah ini diambil sebagai bentuk ketegasan Pemprov DKI. Menurut dia, Pemprov tak menginginkan Jakarta menjadi kota yang membiarkan praktik prostitusi.0 int