Advokat Senior: Polisi Bertindak tak Adil, Viktor Prosesnya Lemot, Kenapa yang Lain Begitu Cepat ?

PENETAPAN status tersangka terhadap Ahmad Dhani, dinilai banyak pihak jauh lebih cepat dengan proses hukum politisi NasDem Viktor Laiskodat yang juga dibidik dengan pasal ujaran kebencian. Hal ini membuat advokat senior Ach. Supyadi membandingkan proses hukum Dhani dengan Viktor.

“Tanggapan saya, dalam kasus ini polisi telah bertindak tidak adil, Viktor prosesnya lemot, tapi kenapa yang lain begitu cepat,” tegas Supyadi di akun Twitter @adv_supyadi, menanggapi pertanyaan akun @muharam_reza.

Supyadi terus mendorong agar proses hukum terhadap Viktor Laiskodat tetap dijalankan. “Sampaikan kepada Kiyai, bahwa saya dan InsyaAllah yang lain yang sepaham dengan saya bahwa sudah memaafkan Viktor, tetapi secara tegas kami meminta agar proses hukum terhadap Viktor harus tetap dijalankan @DivHumasPolri,” tulis @adv_supyadi.

Penegasan @adv_supyadi menanggapi pemberitaan bahwa KH Mujib Khudori telah meminta umat Islam di Indonesia memaafkan politikus NasDem Viktor Laiskodat.

Menurut Kiai Mujib, umat Muslim tidak perlu menanggapi secara berlebihan sesuatu hal yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan. Apalagi hingga harus mendemo politikus Partai Nasdem itu.

Kiai Mujib mencontohkan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang paham cara bersikap. Ketika diancam sekalipun, Ia tidak membalas dengan mengibarkan bendera perang.

Sebagaimana telah diberitakan, musisi kondang Ahmad Dhani Prasetyo telah ditetapkan oleh Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial, Twitter. Menurut pihak pelapor, Jack Lapian, Dhani telah ditetapkan sebagai tersangka sejak polisi melakukan gelar perkara pada Kamis 23 November 2017.0 int