Jerman Hajar San Marino, Joachim Low Pede Jelang Piala Konfederasi

Joachim Low memuji Sandro Wagner dan tim muda Jerman setelah mereka mengklaim kemenangan 7-0 atas San Marino. Sebuah hasil penting bagi kepercayaan diri Tim Panser menjelang bergulirnya Piala Konfederasi.

Wagner mencetak tiga gol di pertandingan itu, sementara Julian Draxler, Amin Younes, Shkodran Mustafi dan Julian Brandt juga berhasil mencetak gol di Nuremberg. Kemenangan ini membuat aNG juara bertahan Piala Dunia selangkah lebih dekat untuk mendapatkan tiket ke Rusia.

Sebelum itu Die Mannschaft harus terlebih dahulu menjalani Piala Konfederasi di Rusia dalam beberapa pekan mendatang, dan Low pun bersemangat tinggi berkat kemenangan timnya kali ini ini.

“Ini adalah kesempatan bagus untuk mendapatkan kepercayaan diri. Para pemain terus melaju selama lebih dari 90 menit. Itu adalah pertandingan penting bagi Wagner, dia menggunakan tubuhnya dengan baik dan tidak mudah untuk dimatikan lawan. Dia adalah pemain dengan kedewasaan dan kepribadian yang besar. Dia adalah orang yang sangat terbuka dan jujur dan dia sangat positif di dalam tim,”papar Joachim Low.

Dan Wagner, yang baru tampil sebanyak dua kali untuk tim nasional di tingkat senior, merasa senang bisa berkontribusi dan membawa pulang kemenangan di pertandingan melawan San Marino.

“Malam yang menyenangkan. Kami ingin mencetak banyak gol, saya senang bisa menyumbang sebagian kecil dengan mencetak tiga gol. Ini menakjubkan, tiga gol pertama saya untuk Jerman. Saya sangat gembira, gol pertama terasa hebat, saya menunggu lama untuk itu dan itu adalah umpan silang hebat dari Joshua Kimmich,” ujar Wagner.

“Saya telah mengatakan dalam banyak wawancara, bahwa saya sangat senang bermain untuk negara saya. Sekarang saya bisa mencetak gol. Ini adalah mimpi untuk saya. Saya harus menunjukkan penampilan yang bagus, jika saya tidak mencetak gol pada musim depan, saya bahkan tidak akan dipanggil oleh San Marino,” pungkasnya.

Meningkatnya performa Wagner di pertandingan juga merupakan angin segar bagi Low, terutama dalam menambah pilihannya di lini depan. Sejauh ini Jerman besutannya dikenal sebagai tim yang memiliki barisan gelandang menakutkan, namun tak memiliki ujung tombak bermental pembunuh. Dan Wagner bisa menjadi sosok yang dibutuhkan di momen utama tahun depan. O jon