BAYERN PECAT CARLO ANCELOTTI

Kekalahan 3-0 dari PSG benar-benar menjadi mimpi buruk bagi pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti. Pasca kekalahan tersebut, Bayern langsung mengambil keputusan tegas dan memecat Ancelotti dari posisi pelatih.

Kabar akan dipecatnya Ancelotti dari posisi pelatih Bayern memang sudah merebak pasca kalah dari PSG di matchday kedua Liga Champions. Hal tersebut benar adanya setelah Bayern membuat pengumuman pada Kamis (28/9/2017) waktu setempat atau Jumat (29/9/2017).

Bayern resmi memecat Ancelotti setelah menjalani pertandingan ke-60, saat melawan PSG. "Performa tim sejak awal musim tidak sesuai dengan yang kami harapkan. Laga di Paris dengan tegas menunjukkan kami harus mengambil konsekuensi. Hasan Salihamidzic dan saya bicara dengan Ancelotti dalam sebuah diskusi yang terbuka dan serius hari ini," kata CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge.

"Kami sudah memberitahu kepadanya tentang keputusan ini," sambungnya.

Bayern memang tampil tidak cukup bagus di awal musim 2017/18. Selain kalah dari PSG, Bayern juga sudah kalah dari Hoffenheim dan ditahan imbang Wolfsburg di Bundesliga. Bayern pun berada di posisi ke-3 klasemen Bundesliga.

Dari 60 laga yang sudah dimainkan bersama Arjen Robben dan kolega, rekor Ancelotti tidak bisa dibilang buruk. Pelatih asal Italia memberikan 42 kemenangan, 9 imbang dan hanya 9 kali merasakan kekalahan. Satu gelar Bundesliga dan dua Piala Super Jerman juga diberikan eks pelatih Real Madrid ini.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ancelotti atas kerja sama dan menyesalkan apa yang terjadi musim ini. Ancelotti adalah teman saya dan akan tetap seperti itu," tambah Rummenigge.

Salam Perpisahan Ancelotti

Sementara Ancelotti menggunakan media sosial untuk berterima kasih pada para pemain Bayern dan suporter, usai mengakhiri 14 bulan karirnya di klub Bavaria itu.

"Sebuah kehormatan besar untuk menjadi bagian dari sejarah Bayern. Saya ingin berterima kasih pada klub, para pemain, dan juga fans yang luar biasa," tulis Ancelotti di Twitter.

Robert Lewandowski, Arturo Vidal, dan Thiago Alcantara, adalah termasuk beberapa pemain yang juga mengucap selamat tinggal pada mantan bos mereka di media sosial.

"Sebuah kehormatan bermain untuk Anda. Saya mengharap Anda selalu dinaungi keberuntungan di fase karir berikutnya," tulis Thiago. O jon