Menpora: Edukasi Medis di Sepakbola Sangat Penting!

Salah satu yang menjadi sorotan atas insiden meninggalnya Choirul Huda di laga Persela Lamongan vs Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 adalah persoalan pertolongan pertama. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pun turut berkomentar. Ia menegaskan, edukasi medis di sepakbola, juga cabang olahraga lainnya, sangat penting.

“Saya sudah minta harus ada edukasi, support medis kepada siapapun, baik itu kepada pemain, pelatih, wasit. Harus ada penanganan pertama yang harus dipahami oleh semuanya,” tandas Imam Nahrawi di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Bukankah Fernando Torres dulu itu ditolong temannya sendiri (saat pertandingan Deportivo La Coruna vs Atletico Madrid di La Liga 2017) dalam rangka penanganan pertama?” imbuhnya.

“Saya kira ini menjadi pelajaran penting bagi PSSI. Dan PSSI menyanggupi untuk melaksanakan edukasi secepat mungkin,” lanjut menteri asal Madura ini.

Terkait kontroversi pertolongan pertama dalam insiden yang menewaskan Choirul Huda, Panitia Pertandingan (Panpel) setempat mengklaim bahwa pertolongan pertama kepada kiper sekaligus kapten tim Persela Lamongan itu sudah sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

“Dalam pertolongan pertama, kami pikir yang dibutuhkan juga adalah oksigen dan itu terbukti dalam peristiwa kemarin itu,” tandas Ketua Panpel Persela vs Semen Padang, Muhajir.

“Kami sudah bekerja sesuai prosedur, coba bandingkan dengan stadion lain. Yang jelas, kami sudah memberikan pertolongan pertama yang sesuai dengan SOP,” tegasnya. O/jon