PSSI Copot Jabatan Pelatih Indra Sjafri di Timnas U-19

Isu pemecatan Indra Sjafri dari jabatan pelatih Timnas Indonesia U-19 yang beredar sejak sepekan terakhir, ternyata benar adanya. Pada Selasa (21/11), PSSI secara resmi mengumumkan pencopotan jabatan pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha pada konferensi pers di kantor PSSI. Meski tidak lagi menukangi Timnas U-19, Tisha menegaskan bahwa Indra akan tetap jadi bagian PSSI.

Indra tetap akan membantu dalam tim kepelatihan timnas Indonesia di bawah Direktur Teknik PSSI Danurwindo, sesaat setelah kontraknya bersama Timnas U-19 berakhir pada 31 Desember mendatang.

"PSSI harus mengambil dua langkah untuk mewujudkan mimpi PSSI. Langkah pertama adalah tidak menugaskan coach indra sjafri untuk timnas u-19," ujar Tisha.

"Langkah kedua mengganti tugas coach indra sjafri bersama dengan tim kepelatihan di timnas Indonesia di bawah Danurwindo," lanjutnya.

Dalam tugas barunya, Indra akan membantu persiapan Indonesia menuju sejumlah turnamen internasional seperti AFC U-19 2020, Piala Dunia 2021, SEA Games 2023, Olimpiade 2024, dan Piala Dunia 2034.

Indra pun akhirnya menerima pencopotan dirinya sebagai pelatih Timnas U-19 dan mengambil tawaran PSSI. Indra beralasan, keputusannya menerima posisi baru tersebut karena masih berhubungan dengan pemain muda.

"Karena saya sayang sama sepak bola Indonesia. Tawarannya baru kemarin saat kita evaluasi dan evaluasinya itu tidak hanya membahas soal timnas U-19. Evaluasinya juga membahas soal sepak bola Indonesia ke depan. Saya concern dengan perkembangan pemain sepak bola usia muda. Makanya saya ingin menjadi bagian proyeksi tersebut," ujar Indra.

Sepeninggal Indra, PSSI belum mengumumkan siapa pelatih yang akan ditunjuk untuk melatih Egy Maulana Vikri dkk untuk mempersiapkan diri tampil di Piala Asia U-18. Namun, beredar kabar bahwa posisi Indra akan digantikan oleh asisten Alfred Riedl saat menukangi Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal. O/jon