Pizzi: Pemain Chile Masih Sulit Adaptasi Dengan VAR

Pelatih Timnas Chile, Juan Antonio Pizzi, mengatakan jika para pemainnya masih sulit beradaptasi dengan sistem VAR ( Video Assistant Referee ) yang memang diterapkan FIFA di ajang Piala Konfederasi 2017 ini. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, dianulirnya gol Eduardo Vargas di babak pertama karena digunakannya sistem tersebut lumayan mempengaruhi mental bertanding Arturo Vidal dkk.

Seperti diketahui, semalam Chile berhasil mengandaskan perlawanan Kamerun dengan skor 0-2 lewat dua gol dari Vidal dan Vargas. Dua gol tersebut lahir di penghujung pertandingan dimana seharusnya Chile sudah bisa memimpin di akhir babak pertama melalui gol Vargas. Namun sial bagi Chile karena selebrasi yang sudah mereka lakukan malah berbuah kekecewaan setelah wasit menggunakan VAR dan melihat bahwa Vargas sudah terperangkap offside .

Diakui Pizzi bahwa keputusan lambat seperti itu mampu mempengaruhi mentalitas bertanding timnya. Namun diakui pula oleh sang pelatih bahwa itu semua terjadi hanya karena sistem ini baru digunakan, yang artinya para pemain pun masih harus beradaptasi dengan teknologi yang akan digunakan ini nantinya.

“Saya rasa penggunaan sistem ini masih butuh waktu. Jika saya benar, disini kita sedang mencoba sistem ini. Jadi tidak heran jika timbul kesulitan karena kita sedang menggunakan sistem yang baru masuk ke dunia sepakbola,” terang Pizzi.

“Pada akhir babak pertama kami bisa saja unggul 1-0 namun 20 menit kemudian skor masih sama kuat dan membuat para pemain kecewa. Itu bisa terjadi karena kita belum terbiasa menggunakannya. Sebenarnya itu adalah keputusan yang sudah tepat, namun menjadi sulit karena sebelumnya dalam situasi tersebut gol akan tetap disahkan.”

Chile sendiri untuk sementara memimpin persaingan di Grup B berkat kemenangan tersebut. Namun mereka masih belum bisa lega karena dua negara lain seperti Australia dan Jerman masih akan saling berhadapan nanti malam. O jon