Hermansyah Mengaku Tahu Siapa Dalang Di Balik Situs Porno HRS- Firza Husein

Hermansyah adalah seorang ahli informasi dan teknologi (IT) dari Institut Teknologi Bandung. Ia pernah diundang di satu televisi swasta nasional, untuk mengisi talkshow ILC 'Membidik Habieb Rizieq' pada Selasa (6/6/2017). Dalam talkshow tersebut, ia sempat mempertanyakan keaslian percakapan di whatApps, antara Habieb Rizieq dan Firza Husein.

Bahkan pakar Telematika asal ITB itu menegaskan bahwa bukti dugaan chat mesum antara Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein adalah palsu. Ia mengetahui ihwal kepalsuan chat melalui metode hue. Pasalnya, terdapat perbedaan warna yang sangat mencolok seperti pada bagian wajah.

Hermansyah bahkan berkelakar bahwa sang pengedit hanyalah seorang amatiran. “Yang melakukan editing itu amatir. Itu gambar atas sama bawah beda,” tukasnya.

Ia menilai seorang editor yang pintar photoshop pasti bisa lebih cerdas dari itu. “Badannya siapa mukanya siapa,” tandasnya.

Hermansyah juga mengungkapkan Teknologi Intersave buatan Israel bisa menyadap siapapun Handphone orang. Handphone kita bisa digunakan untuk berchat ria dengan orang lain/mencuri account orang, bisa terjadi chat adalah asli tapi pelaku palsu. Harga alat 10.000 USD. Pakar IT ini meyakini chat HRS FIRZA mengalami Intersave.

Namun satu bulan lebih tiga hari setelah memberikan pernyataan di ILC , tepatnya Minggu 9 Juli 2017pagi , Hermansyah menjadi korban penganiyaan oleh 5 orang tak dikenal di tol Depok dengan luka di bagian leher. Hemansyah tergolong kritis. Dia aktif memberikan masukan terhadap isu yang berkembang.

Hermansyah pernah menyarankan Polda Metro Jaya yang kesulitan membongkar penyebar percakapan berkonten p0rn0gr4fi, untuk menghubungi cloudfare.com, sebagai penyedia proxy baladacintarizieq.com, pada diskusi GNPF MUI di Hotel Balairung, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2017).

Hermansyah pernah meminta cloudfare.com untuk membuka identitas penyewa proxy baladacintarizieq.com. Namun, dalam balasan email, ada term of conduct, informasi penyewa dibuka jika yang meminta dari pihak kepolisian dan pengadilan, dilansir dari Kumparan (Sabtu,17/6/2017).

Selain melalui penyedia proxy, Polisi juga bisa meminta informasi pembuat situs dari penyedia domain. “Untuk masalah baladacintarizieq.com, domainnya disebut keyhoster.com,” sebut Hermansyah.

Polisi pun bisa menghubungi perusahaan penyedia domain, karena sesuai ketentuan untuk menyewa domain juga membutuhkan rekening Visa atau MasterCard.

Meski demikian, ahli Informatika dan teknologi dari Institut Teknologi Bandung, mengaku sudah mengetahui siapa dalang dibalik situs p0rn0 yang mengkaitkan nama Habieb Rizieq, setelah melacak posisi hosting atau server situs.

Menjadi korban pengeroyokan

Minggu (9/7/2017), Hermansyah dibacok orang tak dikenal saat perjalanan dari Cipayung, Jakarta Timur menuju Depok. Hermansyah mengalami luka cukup parah di bagian leher dan kini sedang dirawat di Rumah Sakit Hermina, Depok, Jawa Barat.

Berikut ini Kronologi Pengeroyokan yang dialami Hermansyah Pakar Telematika ITB di Tol Jagorawi yang dikutip dari kumparan.com:

1. 03.00 WIB - Korban dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok dengan menggunakan mobil Toyota Avanza nomor polisi B 1086 ZFT.

2. Saat tiba di sekitar KM 6, mobil korban diserempet oleh mobil pelaku jenis sedan lalu korban disuruh menepi oleh pelaku kemudian korban oleh pelaku disuruh membuka pintu.

3. 03.30 WIB - Setelah korban turun langsung diserang oleh para pelaku yang berjumlah sekitar 5 orang dan seorang di antaranya menggunakan senjata tajam, setelah itu para pelakunya melarikan diri

4. Akibat kejadian tersebut korban terluka di bagian kepala, leher dan tangan. Lalu korban menyender di jok mobil dan sempat ditolong oleh petugas Jasa Marga kemudian korban dibawa ke RS Hermina Depok.

5. 04.30 WIB - Hermansyah sampai di RS Hermina Depok kemudian langsung mendapat penanganan medis di UGD.

6. 05.00-09.00 WIB - Kondisi Herman diobservasi di UGD dan sempat drop tekanan darah.

7. 10.30 WIB - Hermansyah dibawa ke ruangan operasi untuk tindakan sekitar satu jam.

8. Dengan alasan keamanan, pihak keluarga dan rekan rekannya memindahkan perawatan Hermansyah dari RS Hermina Depok ke RSPAD Jakarta Pusat.0 jay