Ustadz Abdul Somad Dai Sejuta ‘Viewers’

Ustadz Abdul Somad, kini namanya melesat di jagat dunia maya. Bahkan ada yang menyebut Ustadz Somad adalah da'i sejuta umat." Jangan lah sebut awak begitu. Itu sebutan untuk dai Zainudin MZ. Buat saya cukup dai sejuta viewers aja," ujarnya yang disambut tawa jamaah.

Hampir semua video cermaah Ustadz Somad belakangan viral di medsos. Bahkan juga siaran live-nya. Ini link livenya di FB https://m.facebook.com/UstadzAbdulSomad/

Pada saat hadir ceramah di Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumut , Jumat (24/11), Ustadz Somad menyinggung soal koruptor.

Menurutnya, Koruptor saja membela mati-matian perbuatan jahatnya. Tahu dia salah, tahu itu dosa, tapi berani dia membela kejahatannya.

"Tapi kenapa orang yang yakin amalnya benar, tapi takut, di mana letak salahnya, yaitu akidahnya," ujar Ustadz Somad saat hadir ceramah di Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumut , Jumat (24/11) kemarin.

Dijelaskan Ustadz, orang yang tak punya keberanian itu, memang ada masalah dengan akidahnya. Ketakutan itu tak bisa membuat orang jadi lama tak bisa mati. Kalau sudah waktunya mati, batuk saja mati lah," ujarnya.

Menurut Ustadz, sekarang orang ngucapkan Takbir saja, Allahu Akbar, sudah takut dituduh teroris. "Nanti, lama-lama orang yang mau Adzan Subuh tidak diawali dengan kalimat Takbir, karena takut dituduh teroris," tegasnya.

Jaman sekarang, lanjut Ustadz Somad, Indonesia semakin dijauhkan dari Al Quran. Caranya yaitu dijauhkan dari bahasa Arab. "Kalau dulu, Makcik kita di Riau, semua nulis pakai bahasa Arab Melayu, sehingga otomatis bisa baca Al Quran. Kalau sekarang digalakkan bahasa Inggris sampai 10 tahun (SMP -SMA - kuliah) padahal tidak ada orang Salat pakai bahasa Inggris," ujarnya.

Saat hendak mencontohkan banyak anak-anak muda sekarang lebih mengidolakan artis, Ustadz Somad buru-buru mencontohkan Justin Bieber saja. "Kalau nyebut artis di sini (Indonesia) nanti tersinggung, saya contohkan Justin Bieber aja, nampaknya artis luar negeri tak begitu anti pada pengajian," ujarnya yang disambut tawa hadirin.

Walau demikian, Ustadz Somad salut dengan sebagian kebangkitan anak-anak muda di Indonesia, yang sedang ghirah terhadap agama Islam.

"Kenapa di facebook ditulis "wall" (tembok) bukan "page" (halaman), karena mereka Yahudi yang bikin, curhatnya di dinding ratapan. Semua-semua sekarang dicurhatkan di dinding Facebook, mau makan tulis di wall, masakan asin tulis di wall," kata Ustadz yang selalu menyelipkan humor dalam setiap tauziyahnya ini.

Hadirnya medsos, lanjut Ustadz, seperti FB, twitter atau Instagram dibuat agar orang Yahudi mencintai dunia dengan saling kirim gambar keduniawian. Kirim artis atau cewek-cewek seksi. "Sekarang mereka yang buat medsos itu stres, karena FB, twitter dan IG digunakan umat Islam Indonesia untuk saling berbagi pengajian, datanglah kesini ... datanglah kesana, Allahu Akbar," ujarnya yang disambut takbir hadirin, seperti tampak dalam video yang sedang viral di medsos ini.

Biodata Ustadz Abdul Somad

Nama Lengkap : H. Abdul Somad, Lc., MA.

Kelahiran : Rabu petang tanggal 30 Jamada al-Ula 1314 Hijrah atau 18 Mei 1977 M.

FP Facebook: @UstadzAbdulSomad

Akun Instagram: @ustadzabdulsomad

Website: http://somadmorocco.blogspot.co.id/

Pendidikan

SD al-Washliyah, tamat 1990

Mts Mu'allimin al-Washliyah Medan, tamat 1993

Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, In-hu, tamat 1996

S1 Al-Azhar, Mesir.

S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko

Ustadz Abdul Somad, Lc. MA adalah seorang pendakwah lulusan S1 Al Azhar, Mesir, S2 Darul Hadits, Maroko - Dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Ustadz Abdul Somad memiliki kemampuan yang baik dalam Kajian-kajiannya yang tajam dan menarik sehingga membuat banyak orang suka dengan tausiahnya. Bukan itu saja, ustadz Abdul Somad sering menjadi perbincangan para netizen dan pegiat media sosial tanah air.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad, Lc. MA dengan keahlian dalam merangkai kata yang menjadi sebuah retorika dakwah, membuat ceramah Ustadz Abdul Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Banyak dari ceramah Ustadz Abdul Somad yang mengulas berbagai macam persoalan agama. Dan bahkan bukan itu saja, ceramah Ustadz Abdul Somad juga banyak yang membahas mengenai masalah-masalah kekinian, nasionalisme dan berbagai masalah yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Pengabdian:

Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Dosen Tafsir dan Hadits di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.

Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru.

Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian Periode : 2009 – 2014.

Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan, Periode : 2009 – 2014.

Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, Periode : 2009 – 2014.

Karya Ilmiah:

Perbuatan Maksiat Penyebab Kerusakan Rumah Tangga (Judul Asli: Al-Ma’ashi Tu’addi ila Al-Faqri wa Kharab Al-Buyut), Penulis: Majdi Fathi As-Sayyid. Diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, Maret 2008.

55 Nasihat Perkawinan Untuk Perempuan, (Judul Asli : 55 Nashihat li al-banat qabla az-zawaj), Penulis: DR. Akram Thal’at, Dar at-Ta’if, Cairo. Diterbitkan oleh Penerbit Cendikia Sentra Muslim-Jakarta, April-2004.

101 Kisah Orang-Orang Yang Dikabulkan Doanya (Judul Asli: 101 Qishash wa Qishah li Alladzina Istajaba Allah Lahum Ad-Du’a’, Majdi Fathi As-Sayyid. Diterbitkan oleh Pustaka Azzam – Jakarta, Desember 2004.

30 Orang Dijamin Masuk Surga (Judul Asli: 30 al-mubasysyarun bi al-jannah), DR.Mustafa Murad, Dar al-Fajr li at-Turats,Cairo. Diterbitkan oleh Cendikia Sentra Muslim-Jakarta, Juli-2004.

15 Sebab Dicabutnya Berkah (Judul Asli: 15 sabab min asbab naz’ al-barakah), Penulis: Abu Al-Hamd Abdul Fadhil, Dar ar-Raudhah-Cairo. Diterbitkan oleh Cendikia Sentra Muslim-Jakarta, Agustus-2004.

Indahnya S3ks Setelah Menikah (Judul Asli : Syahr al-‘asal bi la khajal), DR. Aiman Al-Husaini, diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Progresif, Jakarta, September 2004.

Beberapa Kekeliruan Memahami Pernikahan (Judul Asli: Akhta’ fi mafhum az-zawaj, Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Progresif- Jakarta, September 2004.

Sejarah Agama Yahudi (Judul Asli: Tarikh ad-Diyanah al-Yahudiyyah), diterbitkan oleh Pustaka al-Kautsar, Jakarta, Desember 2009.

Sumber: http://somadmorocco.blogspot.co.id/2010/07/biografi.html