oleh

Cegah Global Warming, Korem 091 Tanam 1.000 Pohon di Kutai Kartanegara

Korem 091/ASN menggelar kegiatan bakti sosial berupa penanaman seribu pohon di Kelurahan Dondang, Kutai Kartanegara, sebagai upaya untuk mencegah pemanasan global yang dapat merusak keseimbangan alam.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 091/ASN, Kapten Arh Asrul Azis, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, Rabu (11/12/2019)

Diungkapkan Kapenrem, penanaman pohon yang dilakukan di depan halaman SMK Negeri 1 Muara Jawa Jalan BJ.Habibie pada Selasa (10/12/2019), juga dalam rangka rangkaian memperingati Hari Juang TNI AD bertemakan “TNI AD Adalah Kita”.

“Kegiatan ini melibatkan 500 orang dari TNI-Polri, Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Bhayangkara, Pemda, Ormas, Pramuka, anak sekolah dan masyarakat setempat,” ungkap Asrul.

“Sedangkan seribu pohon yang ditanam diantaranya sengon, trambesi, matoa, rambutan, sirsak jambu batu, jambu agung,” imbuhnya.

Selanjutnya, Asrul pada kesempatan tersebut juga menjelaskan bahwa tanaman yang sudah ditanam ini nantinya selain dapat memberikan estetika dan keindahan kota juga akan berdampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa manfaat dari penghijauan dapat berfungsi sebagai penyaring panas sinar matahari di jalan, yang mampu menjaga keseimbangan kadar oksigen dan karbondioksida serta mengurangi polusi dan meredam kebisingan,” tutur Asrul.

Dalam sambutan Danrem 091/ASN yang dibacakan Kasrem, Kolonel Inf Ruslan Effendy, menuturkan jika penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh penjuru tanah air.

“Sebagai paru-paru dunia, penghijauan sangat penting untuk mencegah efek dari global warming yang sekarang ini mulai terjadi, yang disebabkan oleh kurangnya penghijauan, banyaknya penggundulan hutan, dan karena efek dari rumah kaca,” ungkapnya.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kita dalam mendukung program pemerintah dalam bidang penghijauan untuk merehabilitasi lahan-lahan kritis secara maksimal serta pemulihan akibat dampak kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Selain itu, Danrem berharap agar kegiatan penanaman pohon dapat ditindaklanjuti dengan perawatan pasca tanam untuk mempertahankan posisi tumbuh agar tetap tegak dan stabil, sehingga apa yang sudah ditanam pada hari ini tentunya menjadi tanggung jawab bersama untuk membuat alam dan lingkungan menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *