oleh

Jennifer Dunn Buka-bukaan di Sidang Wawan: Terima Mobil hingga Kartu Kredit

Setelah absen karena sakit, artis Jennifer Dunn hadir menjadi saksi di sidang kasus korupsi dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Jennifer Dunn mengaku ‘kecipratan’ hadiah mewah dari Wawan. 

Jennifer Dunn bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta, Kamis pada 12 Maret 2020 sekira pukul 11.00 WIB, Kamis (12/3/2020). Jennifer Dun terlihat memakai baju berwarna pink dan kerudung warna senada. Saat sidang dimulai, dia berjalan santai menuju kursi saksi. Jennifer dicecar jaksa seputar pemberian barang dari Wawan.



Menanggapi kesaksian para artis, Wawan berjanji akan membuka seluruh fakta terkait perkaranya di persidangan. Dia meminta tak ada lagi artis yang dipanggil sebagai saksi di persidangan.


Wawan menyinggung soal pengaruh psikologis terhadap keluarganya dan keluarga artis yang dipanggil sebagai saksi. “Ya betul, saya berjanji yang mulia, dalam artian.. dan memang kan aset-aset juga sudah disita, jadi saya berjanji, ini sangat mempengaruhi keluarga, mereka kan juga sudah berkeluarga juga, kasihan yang mulia,” ujar Wawan.

Wawan didakwa merugikan negara Rp 94,3 miliar terkait pengadaan alat kesehatan (alkes) Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Perbuatan Wawan disebut memperkaya diri sendiri, orang lain dan korporasi. Selain itu, Wawan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Wawan telah mengalihkan harta ke berbagai perusahaan serta membelanjakannya ke beragam aset seperti mobil hingga rumah.

Berikut poin-poin kesaksian Jennifer Dunn:

Kenal dan Promosi Perusahaan

Jennifer Dunn mengaku kenal dengan Wawan. Mereka pernah bekerja sama untuk promosi perusahaan.

“Waktu itu aku diminta Mas Wawan dengan temannya Mas Oliver untuk mempromosikan perusahaan yang ada di Kuningan,” kata Jennifer.

Terima Mobil 

Dalam sidang itu, jaksa KPK awalnya menanyakan penerimaan mobil oleh Jennifer. Mobil tersebut berjenis Toyota Vellfire. Hal itu tidak dibantah Jennifer.

“Ya betul,” jawab Jennifer saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020).

Jennifer menyebut mobil itu diterima lewat dealer pada 2013, namun dia tahu kendaraan tersebut pemberian dari Wawan. STNK mobil itu dibuat atas nama Jennifer Dunn.

Dalam dakwaan jaksa, Wawan disebut membeli mobil bernopol Z 2.4 AT warna putih itu dari dealer di Pecenongan, Jakarta Pusat. Mobil itu dibayar secara tunai dengan bilyet giro sebesar Rp 910 juta.

Kartu Kredit

Selain mobil mewah, Jennifer mengaku menerima kartu kredit dari Wawan. Hal itu diakuinya saat ditanya hakim soal penerimaan itu.

“Selain kendaraan ada kartu kredit juga?,” tanya ketua majelis hakim Ni Made Sudani.

“Pemberian mobil dan kartu kredit itu memang benar adanya, karena waktu itu saya bekerja di tempat karaoke, saya bekerja sebagai public relations di tempat itu,” jawab Jennifer.

Beli Kosmetik dan Tiket Konser

Jennifer mengatakan, kartu kredit itu memiliki limit pemakaian Rp 50 juta. Dia pernah membeli alat kosmetik menggunakan kartu kredit tersebut.

“Kepakai satu kali, untuk beli kosmetik, Pak. (Harganya) nggak sampai Rp 2 juta, Pak,” ujarnya saat menjawab pertanyaan hakim.

Hakim lalu menanyakan soal pemakaian lain kartu kredit tersebut. Ternyata Jennifer juga pernah menggunakan kartu kredit untuk menonton konser.

“Kalau konser apa itu?” tanya hakim.

“Oh iya sama nonton konser, baru ingat saya. (Harganya) Rp 20 juta kalau nggak salah,” jawab Jennifer.

Tidak Ada Kontrak Kerja

Jennifer menegaskan tak ada kontrak kerja antara dia dan Wawan ketika itu. Mobil dan kartu kredit tersebut, menurut Jennifer, merupakan fasilitas untuk pekerjaannya.

“Jadi kenapa saya diberikan kendaraan, itu sebagai alat transportasi karena saya bekerja sampai malam,” ucapnya.

“Kartu kredit itu diberikan untuk membantu, bayar-bayar apa, untuk fasilitas,” imbuhannya.0 dtk

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *