oleh

Pasangan Muda-mudi Pembuang Bayi Ternyata Berstatus Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ternama di Semarang

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sleman Polda DIY kembali memberikan informasi terkait perkembangan kasus terhadap seorang laki-laki berinisial A (21) dan perempuan berinisial M (20), yang merupakan pasangan muda mudi pelaku utama pembuangan bayi perempuan di Dusun Gunungharjo, Prambanan, pada 14 Juni 2020 lalu.

Dari keterangan yang didapat, pasangan ini ternyata masih berkuliah di Fakultas Kedokteran salah satu universitas ternama di Semarang. 

Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah memaparkan, alasan kedua pelaku membuang bayinya tersebut dikarenakan takut jika orangtua dari kedua pelaku mengetahuinya. Semula anak hasil hubungan di luar nikah itu hendak dibawa ke rumah kakak dari A yang berada di Kabupaten Bantul, namun A takut jika nanti justru ketahuan. 

“Setelah itu, mereka berdiskusi untuk meletakkan bayi di sekitar daerah lokasi kejadian,” jelas Kasat Reskrim, Senin (29/06/2020).

Deni menuturkan, bahwa yang mempunyai ide untuk melakukan pembuangan bayi yakni pelaku berinisial A. Awalnya, pelaku perempuan berinisial M tidak berniat untuk membuang bayinya, namun setelah terjadi perselisihan, akhirnya pelaku M menuruti keinginan pelaku A. 

Atas adanya kasus ini, lanjut Deni, pihak orangtua kedua pasangan itu akan segera menikahkan karena untuk menjaga legalitas dari bayi itu. Sedangkan untuk bayi yang dibuang telah diserahkan dari Dinas Sosial Kabupaten Sleman kepada keluarga pelaku.

“Untuk bayi, saat ini telah di rawat oleh keluarga pelaku, “pungkas AKP Deni. 

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *