oleh

Kapolda Jatim Dukung Pesantren Kembali Beraktivitas, Asal …

Kapolda Jatim Irjen M. Fadil Imran dan Gus Ali

Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mendukung penuh new normal di pesantren agar kegiatan belajar berjalan dengan lancar. Namun harus tetap mementingkan protokol kesehatan.

Fadil dalam kunjungannya Ponpes Progresif Bumi Sholawat di Desa Lebo Kecamatan Kota Sidoarjo, merupakan silaturahmi ke kiai-kiai, sekaligus berlebaran. Dan meminta restu dan dukungan dari kiai dan para guru, agar Jawa Timur aman.

“Menghadapi new normal Polda Jatim ingin mendukung penuh agar aktivitas belajar di ponpes ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Fadil kepada wartawan di Ponpes Progresif Bumi Sholawat, Senin (1/6/2020).

Selain itu juga bisa menjalankan aktivitas yang produktif dan juga aman dari virus Corona. Pihaknya juga mengapresiasi pihak ponpes yang telah mempersiapkan dengan baik menjelang kegiatan aktivitas ponpes itu sendiri.

“Nantinya prinsip-prinsip protokol kesehatan akan dilaksanakan, dan sebelumnya pihak orang tua sudah diberitahu oleh pihak ponpes,” jelas Fadil.

Sementara KH Agus Ali Mashuri, yang akrab dipanggil Gus Ali mengatakan, persiapan new normal di ponpes ini tetap berpijak pada prinsip-prinsip protokol kesehatan. Semua santri yang akan masuk kembali harus berstandar santri harus sehat.

“Santri masuk tetap ada rapid test, dan koordinasi dengan pihak wali santri. Standarnya santri harus sehat, jumlah santri sebanyak 2.600 santri itu semua harus melakukan rapid test sebelum masuk ponpes,” jelas Gus Ali.

lancar. Namun harus tetap mementingkan protokol kesehatan.

Fadil dalam kunjungannya Ponpes Progresif Bumi Sholawat di Desa Lebo Kecamatan Kota Sidoarjo, merupakan silaturahmi ke kiai-kiai, sekaligus berlebaran. Dan meminta restu dan dukungan dari kiai dan para guru, agar Jawa Timur aman.

“Menghadapi new normal Polda Jatim ingin mendukung penuh agar aktivitas belajar di ponpes ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Fadil kepada wartawan di Ponpes Progresif Bumi Sholawat, Senin (1/6/2020).

Selain itu juga bisa menjalankan aktivitas yang produktif dan juga aman dari virus Corona. Pihaknya juga mengapresiasi pihak ponpes yang telah mempersiapkan dengan baik menjelang kegiatan aktivitas ponpes itu sendiri.

“Nantinya prinsip-prinsip protokol kesehatan akan dilaksanakan, dan sebelumnya pihak orang tua sudah diberitahu oleh pihak ponpes,” jelas Fadil.

Sementara KH Agus Ali Mashuri, yang akrab dipanggil Gus Ali mengatakan, persiapan new normal di ponpes ini tetap berpijak pada prinsip-prinsip protokol kesehatan. Semua santri yang akan masuk kembali harus berstandar santri harus sehat.

“Santri masuk tetap ada rapid test, dan koordinasi dengan pihak wali santri. Standarnya santri harus sehat, jumlah santri sebanyak 2.600 santri itu semua harus melakukan rapid test sebelum masuk ponpes,” jelas Gus Ali. 0 dtk

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *