oleh

Corona 3 Kali Pecah Rekor dalam Seminggu, Anies Wanti-wanti Emergency Brake

Tiga kali dalam seminggu DKI Jakarta memecahkan rekor penambahan kasus virus Corona (COVID-19). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan soal kembali ke status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ketat.

“Jadi saya ingin mengingatkan kepada semua warga Jakarta harus ekstrahati-hati. Jangan anggap enteng. Jangan merasa kita sudah bebas dari COVID-19. Karena nanti kalau kondisi ini berlangsung terus, bukan tidak mungkin kita akan kembali ke situasi sebelum ini (PSBB). Karena itulah saya ingin menyampaikan kepada semuanya, ada titik-titik yang harus diwaspadai,” ucap Anies Baswedan dalam video ’12 Jul 2020 Gub Anies Baswedan Update Perkembangan Penanganan Covid-19′ di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (12/7/2020).


Anies meminta agar penambahan kasus tinggi tidak dianggap enteng. Apalagi terjadi lonjakan jumlah kasus yang menciptakan rekor penambahan kasus.

“Saya ingatkan kepada semua, jangan sampai situasi ini jalan terus, sehingga kita harus menarik rem darurat atau emergency brake. Bila itu terjadi, kita semua harus kembali dalam rumah, kegiatan perekonomian terhenti, kegiatan keagamaan terhenti, kegiatan sosial terhenti. Kita semua akan merasakan kerepotannya bila situasi ini berjalan terus,” ucap Anies.


Sejak 4 Juni atau perpanjangan PSBB transisi sampai sekarang, ada beberapa klaster kasus positif di DKI Jakarta.


“Nah, selama Juni tanggal 4 sampai sekarang, klaster terbesar otomatis adalah pasien rumah sakit, itu 45,26 persen. Kedua adalah pasien di komunitas 38 persen. Mereka yang berada di lingkungan kita. Lalu di mana? Di pasar, pasar itu 68 persen, dan pekerja migran Indonesia itu 5,8 persen. Sisanya dari perkantoran,” ucap Anies.


Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terjadi lagi rekor penambahan kasus baru virus Corona di DKI Jakarta. Disebut, pecah rekor kali ini adalah ke tiga dalam kurun waktu satu minggu.

“Hari Minggu tanggal 12 Juli 2020, izinkan saya sampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan COVID-19 di Jakarta. Tadi pagi pukul 10.00 WIB, Dinas Kesehatan melaporkan angka kasus baru yang muncul di Jakarta, dalam seminggu terakhir kita tiga kali mencatat rekor baru penambahan harian. Hari ini adalah yang tertinggi sejak tangani kasus di Jakarta, ada 404 kasus baru, tidak boleh dianggap enteng,” ucap Anies.0

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *