oleh

Gerindra: Demokrat Harus Berterima Kasih pada Prabowo

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Mulyadi, meminta kader Partai Demokrat untuk berterima kasih kepada Prabowo Subianto. Menurut dia, mantan Capres Pilpres 2019 itu telah berbaik hati menerima Demokrat bergabung dalam koalisi Adil Makmur.

Permintaan Mulyadi itu diungkapkan lantaran geram dengan sikap kader Demokrat yang seakan ingin menjatuhkan partainya. Pernyataan kader Demokrat yang bernada menjatuhkan tidak etis dilakukan karena kedua partai pernah terlibat dalam satu koalisi.

“Coba bayangkan kalau saat itu koalisi 02 tidak terima (masuk koalisi)? Bagaimana nasibnya masa depan Partai Demokrat dan kadernya yang akan maju dalam Pilpres di periode berikutnya,” kata Mulyadi melalui keterangan tertulis, Kamis (11/7).

Dia mengutip Pasal 235 ayat 5 Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal menjelaskan, partai politik tidak dapat mengikuti pemilu selanjutnya jika pada pemilu sebelumnya tak mengajukan pasangan calon presiden.

Atas dasar itu, Mulyadi memandang Demokrat harus berterima kasih pada Prabowo. Dia mengatakan, meski politik adalah memperjuangkan kepentingan tapi etika tetap harus menjadi dasar dalam perjuangan.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, sebelumnya menuding Gerindra meminta jatah menteri dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024. Ferdinand mengklaim Gerindra mengincar menteri di bidang perekonomian. 0 ns

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *