
TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat C-130 Super Hercules dengan nomor registrasi A-1331 mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Myanmar dengan total muatan seberat 10.446 kg.
Pesawat yang dipiloti Letkol Pnb AM Averroes AM lepas landas dari Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 1 April 2025, pukul 05.06 WIB.
Adapun muatan terdiri dari satu unit truk dari Basarnas, 68 koli tenda pengungsi dari Kementerian Pertahanan, serta tiga ekor anjing pelacak dari Ditpolsatwa.
"Bantuan dikirim melalui jalur udara dengan rute penerbangan Halim Perdanakusuma–Sultan Iskandar Muda–Naypyidaw," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Ardi Syahri, dalam keterangan resminya, Selasa, 1 April 2025.
Setelah menurunkan bantuan di Naypyidaw, pesawat dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui rute yang sama.
Di kesempatan lain, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto menyampaikan, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas Indonesia terhadap masyarakat Myanmar yang terdampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7.
Presiden Republik Indonesia telah memberikan perintah kepada kita, pemerintah, untuk memberikan bantuan dari rakyat Indonesia kepada rakyat Myanmar, khususnya yang terdampak bencana gempa,” ujar Wamenhan, Senin, 31 Maret 2025.
Rencananya, bantuan dalam jumlah lebih besar akan diberangkatkan pada 3 April 2025.